CSR Perusahaan dan Ketentuan Pajaknya  - Melek Pajak

CSR Perusahaan dan Ketentuan Pajaknya 

 

CSR-Perusahaan-dan-Ketentuan-Pajaknya
CSR Perusahaan dan Ketentuan Pajaknya 

 

CSR Perusahaan dan Ketentuan Pajaknya 

Keuntungan bukanlah satu-satunya hal yang dicapai dalam sebuah bisnis. Beberapa perusahaan menerapkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau yang biasa dikenal dengan corporate social responsibility (CSR). Program CSR merupakan sebuah pendekatan bisnis untuk memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap pembangunan perusahaan. CSR perusahaan merupakan konsep dimana sebuah perusahaan memiliki hubungan timbal balik dengan konsumen, karyawan, lingkungan dan komunitas dalam segala aspek operasional perusahaan seperti masalah yang berdampak pada lingkungan seperti polusi, limbah keamanan produk dan tenaga kerja. 

Tujuan CSR Perusahaan 

Seperti dijelaskan diatas, bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan harus memiliki tujuan yang jelas, seperti: 

  • Berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar
  • Menjaring sumber daya manusia yang memiliki potensi dan berkualitas
  • Menjalin hubungan baik dengan masyarakat di luar perusahaan.
  • Menjalin relasi yang baik dengan pemegang kepentingan di luar perusahaan

Anda mungkin bisa menggunakan jasa konsultan pajak untuk membantu mengatasi masalah pelaporan pajak, baik pribadi atau pun usaha. Maka segala masalah keuangan dan segala kegagalan dalam bisnis anda dapat teratasi.

Konsep CSR Perusahaan

Program tanggung jawab perusahaan merupakan komitmen yang menjadi kebutuhan perusahaan. Jika perusahaan memberikan timbal balik yang seimbang maka perusahaan bersangkutan akan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Karena itu konsep CSR dilandaskan atas beberapa hal berikut ini

– Tanggung Jawab Moral

Meraih keberhasilan komersial dengan menghormati etika. 

– Keberlanjutan

Melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan di masa depan.

– Reputasi

Menaikan reputasi di mata konsumen, investor dan karyawan. 

Keberhasilan CSR sangat ditentukan dari kerja sama antara stakeholder, masyarakat, konsumen, retailer, pemasok, pemerintah, karyawan dan lembaga swadaya masyarakat. 

Dasar Hukum Perpajakan Terhadap Penerapan CSR 

Berikut ini beberapa dasar hukum yang mengatur penerapan pajak CSR di Indonesia:

  • Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas 
  • PP No 93 Tahun 2010
  • PP No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas

CSR dan Perlakuan Pajaknya

Berdasarkan PP No. 93 Tahun 2010, ada beberapa jenis biaya CSR yang dapat menjadi pengurang dari penghasilan bruto dalam penghitungan penghasilan kena pajak bagi wajib pajak diantaranya:

  1. Sumbangan atas fasilitas pendidikan yang disampaikan melalui lembaga pendidikan
  2. Sumbangan dalam rangka penelitian dan pengembangan yang merupakan sumbangan untuk pengembangan atau penelitian yang dilakukan di wilayah Republik Indonesia yang disampaikan melalui lembaga penelitian dan pengembangan. 
  3. Sumbangan dalam rangka penanggulan bencana nasional yang disampaikan secara langsung melalui badan penanggulangan bencana. 
  4. Sumbangan dalam rangka pembinaan olahraga yang ditujukan untuk membina, mengembangkan dan mengkoordinasikan suatu/ gabungan organisasi cabang/jenis olahraga prestasi yang disampaikan melalui lembaga pembinaan olahraga dan
  5. Biaya pembangunan infrastruktur sosial yang dikeluarkan untuk membangun sarana dan prasarana untuk kepentingan umum dan bersifat nirlaba. 

Sumbangan yang dimaksud dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dengan syarat: 

  1. Wajib pajak mempunyai penghasilan neto fiskal berdasarkan SPT PPh tahun pajak sebelumnya
  2. Pemberian sumbangan/ biaya tidak menyebabkan rugi pada Tahun Pajak sumbangan diberikan, didukung oleh bukti yang sah dan lembaga yang menerima sumbangan/ memiliki NPWP, kecuali badan yg dikecualikan sebagai subjek pajak sebagaimana diatur dalam UU tentang Pajak Penghasilan
  3. Besarnya nilai sumbangan atau biaya pembangunan sosial yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto untuk satu tahun dibatasi tidak melebihi 5% dari penghasilan neto fiskal tahun pajak sebelumnya. 

Gunakan Konsultan Pajak Untuk Melaksanakan Kewajiban Perpajakan anda

Ketika anda melakukan kewajiban perpajakan mulai dari hitung, setor dan lapor. Kewajiban perpajakan tentu tidak bisa ditinggalkan, karena dengan adanya jasa konsultan pajak, anda akan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Nah, seandainya anda kesulitan dalam melakukan kewajiban perpajakan, anda pun bisa saja menggunakan jasa konsultan pajak yang dimiliki FR Consultant Indonesia sebagai pemilik jasa laporan keuangan dan jasa pembukuan.

Bagi anda yang tinggal di Depok, anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan di Depok.

FR Consultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu anda memonitor sistem keuangan perusahaan anda. Kami adalah juga Jasa Konsultan Keuangan untuk pengelola keuangan bisnis, yang juga konsultan manajemen keuangan, sekaligus jasa konsultan pajak. Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena kami hadir untuk anda.

FR Consultant Indonesia. Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak
Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991.

 


0 Response to "CSR Perusahaan dan Ketentuan Pajaknya "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel