Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Cara Membayarnya - Melek Pajak

Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Cara Membayarnya

Jenis-Penerimaan-Negara-Bukan-Pajak-dan-Cara-MembayarnyaJenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Cara Membayarnya

Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Cara Membayarnya

Penerimaan negara pada dasarnya terbagi menjadi 2, yaitu penerimaan pajak dan penerimaan selain pajak (bukan pajak). Pada artikel ini, kita akan membahas lebih mendalam mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak atau yang biasa disingkat dengan PNBP.

Apa Itu Penerimaan Negara Bukan Pajak?

Sesuai dengan namanya, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) adalah seluruh penerimaan pemerintah pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan. Pengertian lengkapnya, PNBP adalah pungutan yang dibayar oleh orang pribadi atau badan dengan memperoleh manfaat langsung maupun tidak langsung atas layanan atau pemanfaatan sumber daya dan hak yang diperoleh negara, berdasarkan peraturan perundang-undangan, yang menjadi penerimaan Pemerintah Pusat (dalam hal ini Presiden Republik Indonesia) di luar penerimaan perpajakan dan hibah dan dikelola dalam mekanisme anggaran pendapatan dan belanja negara.

Apa saja yang termasuk ke dalam PNBP ini? Objek PNBP meliputi:

  • Pemanfaatan sumber daya alam
  • Pelayanan
  • Pengelolaan Kekayaan Negara Dipisahkan
  • Pengelolaan Barang Milik Negara
  • Pengelolaan Dana
  • Hak Negara Lainnya

Contoh sederhana PNBP adalah pemanfaatan layanan paspor, KITAS, perpanjangan SIM, pembayaran tilang sampai dengan pembayaran dividen BUMN dan biaya administrasi terhadap pelayanan publik yang disediakan oleh Kementerian/ Lembaga pemerintahan lainnya .

UU PNBP

PNBP diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, mencabut undang-undang sebelumnya yaitu UU No. 20 Tahun 1997. Dalam undang-undang tersebut, dijelaskan mengenai pengertian PNBP, objek dan subjek PNBP, besaran tarif, pengelolaan PNBP, pemungutan PNBP, serta penggunaan dana PNBP.

Jenis dan Tarif PNBP

Berdasarkan undang-undang yang disebutkan di atas, tarif atas jenis PNBP berbentuk tarif spesifik dan/atau tarif ad valorem. Artinya, tarif PNBP ini dapat berbeda tergantung pada jenis PNBP itu sendiri. Penghitungan tarif per jenis PNBP pun memiliki pertimbangan yang beragam, dan tiap-tiap tarif diatur dalam peraturan yang berbeda.

1. Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Tarif PNBP jenis pemanfaatan sumber daya alam terdiri atas tarif pemanfaatan sumber daya alam yang terbarukan dan yang tak terbarukan. Penyusunan tarif ini mempertimbangkan:

  • Nilai manfaat, kadar, atau kualitas sumber daya alam
  • Dampak pengenaan tarif terhadap masyarakat dunia usaha, pelestarian alam dan lingkungan, serta sosial budaya
  • Aspek keadilan
  • Kebijakan Pemerintah

2. Pelayanan

Tarif atas jenis PNBP yang berasal dari Pelayanan terdiri atas tarif Pelayanan Dasar dan tarif Pelayanan Nondasar. Penyusunan tarif atas jenis PNBP ini mempertimbangkan:

  • Dampak pengenaan tarif terhadap masyarakat, dunia usaha, dan sosial budaya
  • Biaya penyelenggaraan layanan
  • Aspek keadilan
  • Kebijakan Pemerintah

3. Pengelolaan Kekayaan Negara Dipisahkan

Tarif atas jenis PNBP ini disusun dengan mempertimbangkan:

  • Kebutuhan investasi Badan
  • Kondisi keuangan Badan
  • Operasional Badan
  • Kebijakan Pemerintah

Penetapan tarif jenis PNBP ini diatur dengan undang-undang dan/atau dalam rapat umum pemegang saham.

4. Pengelolaan Barang Milik Negara

Tarif atas jenis PNBP ini disusun dengan mempertimbangkan nilai guna aset tertinggi dan terbaik, serta kebijakan pemerintah.

5. Pengelolaan Dana

Tarif atas jenis PNBP ini disusun dengan mempertimbangkan hasil dan manfaat terbaik, serta kebijakan pemerintah.

6. Hak Negara Lainnya

Tarif atas jenis PNBP ini disusun dengan mempertimbangkan:

  • Dampak pengenaan tarif terhadap masyarakat, dunia usaha, dan sosial budaya
  • Aspek keadilan
  • kebijakan Pemerintah

 Tiap-tiap jenis PNBP terbagi menjadi beberapa kelompok lebih rinci, dengan besaran tarif yang berbeda-beda sesuai dengan undang-undangn, peraturan pemerintah, dan/atau peraturan menteri yang mengaturnya. Namun dengan pertimbangan tertentu, tarif atas jenis PNBP dapat ditetapkan sampai dengan Rp0 (nol rupiah) atau 0%.

Gunakan Konsultan Pajak Untuk Melaksanakan Kewajiban Perpajakan anda

Ketika anda melakukan kewajiban perpajakan mulai dari hitung, setor dan lapor. Kewajiban perpajakan tentu tidak bisa ditinggalkan, karena dengan adanya jasa konsultan pajak, anda akan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Nah, seandainya anda kesulitan dalam melakukan kewajiban perpajakan, anda pun bisa saja menggunakan jasa konsultan pajak yang dimiliki FR Consultant Indonesia sebagai pemilik jasa laporan keuangan dan jasa pembukuan.

Bagi anda yang tinggal di Depok, anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan di Depok.

FR Consultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu anda memonitor sistem keuangan perusahaan anda. Kami adalah juga Jasa Konsultan Keuangan untuk pengelola keuangan bisnis, yang juga konsultan manajemen keuangan, sekaligus jasa konsultan pajak. Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena kami hadir untuk anda.

FR Consultant Indonesia. Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak
Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991.

0 Response to "Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Cara Membayarnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel